Rabu, 16 November 2011

Mengobati Influenza, demam, Amandel, Radang tenggorokan, Radang mata; Dysentery, diare, gigitan ular, Batuk, Sakit kuning dengan Tapak Liman


Tapak Liman

(Elephantopus scaber L.)
Sinonim :
= Asterocephalus cochinchinensis, Spreng. = Scabiosa cochinchinensis, Lour.
Familia :
Compositae (Asteraceae)

Tumbuh liar di lapangan rumput, pematang, kadang-kadang ditemukan dalam jumlah banyak, terdapat di dataran rendah sampai dengan 1.200 m di atas permukaan laut. Terna tahunan, tegak, berambut, dengan akar yang besar, tinggi 10 cm - 80 cm, batang kaku berambut panjang dan rapat, bercabang dan beralur. Daun tunggal berkumpul di bawah membentuk roset, berbulu, bentuk daun jorong, bundar telur memanjang, tepi melekuk dan bergerigi tumpul. Panjang daun 10 cm - 18 cm, lebar 3 cm - 5 cm. Daun pada percabangan jarang dan kecil, dengan panjang 3 cm - 9 cm, lebar 1 cm - 3 cm. Bunga bentuk bonggol, banyak, warna ungu. Buah berupa buah longkah. Masih satu marga tetapi dari jenis lain, yaitu Elephantopus tomentosa L., mempunyai bunga wama putih, bentuk daun bulat telur agak licin, mempunyai efek therapy yang sama, tapi khasiat penurun panas dan anti radang kurang poten. Lebih sering digunakan pada rheumatic dan anti kanker.

Jenis penyakit yang bisa diobati dengan Tapak Liman :



BAGIAN YANG DIPAKAI: 
Seluruh tanaman, cuci, keringkan.

KEGUNAAN:
1. Influenza, demam, peradangan amandel, radang tenggorok, radang 
    mata.
2. Dysentery, diare, gigitan ular.
3. Epidemic encephalitis B., batuk seratus hari (Pertusis).
4. Sakit kuning, memperbaiki fungsi hati, busung air (ascites).
5. Radang ginjal yang akut dan kronik.
6. Bisul, eksema.
7. Kurang darah (anemia), radang rahim, keputihan.
8. Mempermudah proses kelahiran, pengobatan sesudah bersalin.
9. Pelembut kaki, peluruh dahak, peluruh haid, pembersih darah, 
    pengelat.

PEMAKAIAN: 15-30 gram rebus.

CARA PEMAKAIAN:
1. Hepatitis: 
    120-180 gram akar segar + daging, rebus, minum, selama 4-5 hari

2. Biri-biri : 
    30-60 gram seluruh tanaman, 60-120 gram tahu, air secukupnya 
    ditim, makan.

3. Perut kembung: 60 gram batang direbus, dibagi 2 kali minum.

Ingerdients of Tapak Liman :

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS, Rasa pahit, pedas, sejuk. Penurun panas, Antibiotik, anti radang, peluruh air seni, menghilangkan pembengkakan, menetralkan racun. KANDUNGAN KIMIA: Daun: Epifriedelinol, lupeol, stiqmasterol, triacontan-1-ol, dotria-contan-1-ol, lupeol acetate, deoxyelephantopin, isodeoxyelephantopin, Bunga: Luteolin-7-glucoside.


Informasi tambahan :


Tanaman ini bisa anda dapatkan di daerah perkampungan, di daerah tegalan / atau sawah yang belum ditanami padi. Di daerah penulis jenis tanaman obat ini masih banyak.


(Iptek.net)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar, Jika berkenan silahkan Bagikan artikel ini ke Facebook, Twitter, Google+ dan Media social lainnya.