Kamis, 10 November 2011

Mengobati Kurang Darah, Hipertensi, Darah kotor Dengan Buni



Buni/ Wuni

(Antidesma bunius (L.) Spreng.)
Sinonim :
Familia :
Euphorbiaceae



Siapa yang gak tahu buah yang satu ini? Waktu kecil buah ini favorit, buahnya hitam tapi rasanya manis ketika masak.Buni berumah dua, bunga dalam tandan, keluar dari ketiak daun atau di ujung percabangan. Buahnya kecil-kecil panjang sekitar 1 cm, bentuknya elips berwarna hijau, biia masak menjadi ungu kehitaman dan rasanya manis sedikit asam. Biji pipih dengan rusuk berbentuk jala. Daun muda rasanya sedikit asam, dapat disayur atau dimakan mentah sebagai lalab. Buah muda dirujak dengan buah lain, sedang yang masak dapat dimakan langsung, diekstrak dengan brandi, dibuat selai atau sirop. Daunnya oteh pembuat jamu disebut mojar, biasa dipakai untuk campuran ramuan jamu kesehatan. Perbanyakan dengan biji atau okulasi. 


Jenis penyakit yang bisa diobati dengan buni :


Kurang darah, darah kotor, Hipertensi, Jantung berdebar, Batuk; Ganguan pencernaan, Sifilis, Kencing nanah.

Cara memanfaatkan Buni untuk obat :
BAGIAN YANG DIPAKAI: Daun, ranting dan buah.

KEGUNAAN.,
- Kurang darah, darah kotor.
- Tekanan darah tinggi.
- Jantung berdebar.
- Batuk, gangguan pencernaan.
- Sifilis, kencing nanah.

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 3G-50 buah masak atau 15-30 9 daun, rebus.
Pemakaian luar. Daun dicuci bersih lalu digiling halus, bubuhkan pada luka sifilis atau bisul pada anak-anak.


CARA PEMAKAIAN:
1. Darah tinggi :
    Buah buni yang telah masak sebanyak 30 butir dicuci bersih. 
    Kunyah sampai halus, bijinya dibuang dan daging buahnya ditelan. 
    Segera minum air hangat 1 cangkir. Lakukan  2-3 kali sehari.

2. Jantung berdebar. 
    Buah buni yang telah masak sebanyak 25 buah, daun muda 
    kacapiring (Gardenia jasminoides Ellis) sebanyak 6 lembar, daun
    sembung (Blumea balsam itera L.) sebanyak 10 tembar, kayu manis 
    seukuran 1 jari, jahe sebesar 1/2 jari, gula enau 2 jari, dicuci dan 
    dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 4 gelas air bersih 
    sampai tersisa 2 gelas.  Setelah dingin disaring, lalu diminum.  
    Sehari 2 kali, setiap kali 1 gelas.

3. Kurang darah: 
    Buah buni yang telah masak sebanyak 50 buah, asam kawak 
    sebanyak 2 jari, rimpang kunyit seukuran 3/4 jari, dicuci lalu 
    ditumbuk sampai halus. Tambahkan 1/2 cangkir air minum dan 
    1 sendok makan madu, aduk sampai merata. Peras dan saring, lalu 
    diminum.  Lakukan 2-3 kali sehari. dalam tandan, keluar dari ketiak 
    daun atau di ujung percabangan.  Buahnya kecil-kecil panjang 
    sekitar 1 cm, bentuknya elips berwarna hijau, bila masak menjadi 
    ungu kehitaman dan rasanya manis sedikit asam.  Biji pipih dengan 
    rusuk berbentuk jala.

4. Sifilis:
    Buah buni yang telah masak sebanyak 50 buah, daun sambiloto 
    (Andrographis paniculata) sebanyak 50 lembar, daun ngokilo 
    sebanyak 7 lembar, daun paria hutan sebanyak 10 lembar, daun 
    pegagan (Centelia asiatica L.) 10 lembar, batang brotowali 
    (Tinospora crispa L.) seukuran 1 jari, gula enau sebesar 3 jari, 
    dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan 4 gelas air 
    bersih, rebus sampai airnya tersisa 2 1/4 gelas.  Setelah dingin 
    disaring, lalu diminum.  Sehari 3 x 3/4 gelas.

Ingerdients of Buni :

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Rasa asam. Peluruh keringat, hilangkan racun, hilangkan haus, meningkatkan sirkulasi darah. KANDUNGAN KIMIA: Kulit batang rasanya sepat, mengandung sedikit alkaloida yang beracun. Daun: Friedelin.

Info Tambahan 

Untuk mendapatkan buah ini paling mudah di pasar Tradisional, dan biasanya sifatnya musiman seperti buah konsumsi lainnya, Seperti buah Jambu batu, Manggis  dan yang lainnya. Nanti akan kami bahas manfaat dari buah-buahan tersebut. 

(Iptek.net)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar, Jika berkenan silahkan Bagikan artikel ini ke Facebook, Twitter, Google+ dan Media social lainnya.